Saturday, April 12, 2008

New Compilation From EARACHE


THRASHING LIKE A MANIAC hits U.S. stores Today. Filled with 16 ripping cuts from the greatest new school thrash bands today, THRASHING LIKE A MANIAC is a release that promises to kick your ass from now till yesterday.

Need more proof? Just look at what some of these experts in thrash have to say:

"It is virtually impossible for any true thrash fan not to fall in love with this compilation." - Blabbermouth READ THE REVIEW

"enough head-banging, fist-pumping, neck-snapping thrash metal mania to make one believe in the second coming" - All Music Guide

"EARACHE's gift to fans of old school thrash" - Corazine

Face the thrasher, get your face ripped off by the beast then experience immortal life with the likes of MUNICIPAL WASTE, TOXIC HOLOCAUST, EVILE, BONDED BY BLOOD, FUELED BY FIRE, SSS, GAMA BOMB and more! It's almost too much thrash for one cd to contain!

THRASHING LIKE A MANIAC is available in U.S. stores now! For more info, go to myspace.com/thrashinglikeamaniac

Order From Earache's US Store: HERE
Order From Earache's UK Store: HERE

Friday, April 11, 2008

SICK OF IT ALL - Spreading The Hardcore Tour 2008



This is one of the best HARDCORE Band ever exist on earth!!!
Band NYHC yg sudah melewati segala jaman, dan tetap konsisten pada jalurnya. Dan mereka akan menyebarkan amarahnya di jakarta!!!!
HELL YEAH....
LET'S COME AND SPREAD THE HARDCORE REALITY!!!!

Sick Of It All Concert

SICK OF IT ALL
Spreading The Hardcore

Sabtu, 24 Mei 2008
19.00 WIB – selesai
Di Tennis Outdoor Senayan

Opening Act:
Step Forward

Tiket:
Rp 200.000,- (festival)
Rp 150.000,- (tribun)

T-Shirt Concert (official merchandise): Rp 75.000,-

Tuesday, February 12, 2008

IVAN "SCUMBAG":PIONEER BEGUNDAL BKHC


Gue dapetin buku ini langsung saat launching di Commonroom Bandung tgl 11 Nov 2007. kebetulan gue dapet undangannya dari Friendster langsung dari sang penulis. Berhubung istri mengajak utk temu kangen dengan keluarganya, maka sekalian aja gue dateng kesana. Pengennya sih saat itu gue ngobrol dg sobat gue ini, apa daya mlm itu ia sibuk dg para penggemar & kawan lainnya. Ya sdh, mungkin lain waktu gue bisa ngobrol ngalor ngidul dgnya.
Hrsnya gue baca ini buku juga tdk dalam waktu dekat ini. Karena saat ini gue lagi menamatkan buku Bags of Bonesnya Stephen King. Tapi kyknya buku ini sangat menggoda sekali utk dibaca. Pada akhirnya, buku si Stephen harus rela di serobot utk membaca ini buku. Dan ternyata gue terhanyut dlm alur penuturan sang penulisnya.
Terus terang membaca buku ini gue seolah kembali ke masa lalu saat gue masih kuliah di Bandung. Kampus Unpad, Kansas, PSBJ, kantin Pedca, pelataran studio photo Palapa Ujung Berung, kosan Macho, hingar bingar Bandung Berisik & beberapa gig musik bawahtanah lainnya, “berlayar” dg cannabis, & tentu saja Burgerkill (I’m one of their fans, you know!). Bernostalgia dg Opik, Kimung, Agus, Mery, Sari (& tentu saja Paprika), Iiet, Arseindy, Ibeng, Toni, serta semua penghuni kosan Macho. Meski barangkali memori dg mereka hanya sepintas lalu saja, tapi cukup terhanyut hingga membuat ingin mengulang semua memori itu. & tanpa sadar gue jadi merenungi perjalanan hidup yg sdh gue jalanin selama ini. Membaca buku ini gue bagai menyusuri kembali temaram kota Bandung berikut dg aktivitas yg pernah gue lalui. Yup! Bagai meyusun kembali kepingan puzzle yg tercecer sepanjang kota Bandung...begitu kalo ga salah sang penulis mengilustrasikan proses penyusunan buku ini!
Buku ini membuktikan bahwa jika tekad sdh berkeras kepala, apapun konsekwensi yg akan dihadapi bakal terlalui. Komunitas bawah tanah bukan hanya sekedar trend yg mampu padam seiring waktu berlanjut. Dan ini sepertinya yg diyakini oleh Ivan (alm) beserta kawan-kawannya. Kecintaan dan dedikasi pd musik bawah tanah, membuat gue terkesima! Dibalik keugal-ugalannya yg begundal, dia mampu memberikan kontribusi yg cukup signifikan pd perkembangan musik bawah tanah. Hal ini bukanlah suatu hal yg mudah utk memajukan musik bawah tanah, dimana musik ini diposisikan menjadi anak tiri dlm peta musik di Indonesia, musik yg langsung di labeli rusuh, anarkis, dan segala macam label negatif lainnya yg dilekatkan tanpa kompromi. Padahal apabila lbh dicermati, pagelaran musik bawah tanah lbh sedikit memakan korban jiwa dibanding musik pop. Tahukah elo kalo hampir tiap kali band Peterpan, Sheila on 7, Ungu, Dewa, Slank atau band pop( ini dari kependekan kata “populer”, kan???) lainnya mengadakan gig di daerah acapkali memakan korban jiwa krn terhimpit, terinjak-injak, dehidrasi atau terluka? Pernahkah gig Burgerkill atau band bawah tanah lainnya memakan korban jiwa yg cukup signifikan? Kalo cuma lecet atau biru lebam akibat moshing, stage diving , slamming, atau atau yg lainnya...itu sih kenikmatan tersendiri dong!
Disini gue bukannya ingin mendiskreditkan genre musik lain! Gue Cuma ingin orang menilai dan memposisikan semua genre musik secara sama dan sederajat! Esensi sebuah musik jangan dilihat dari performance ataupun dari distorsinya...tapi dari lirik dan harmonisasi yg tercipta. Lagipula yg namanya musik itu kan selera, jadi harusnya dilarang utk menganak tirikan salah satu genre musik. Industri musik yg ada semestinya mensupport segala genre musik, bukannya malah mengkategorisasikannya utk kemudian menentukan mana yg komersil maupun tdk!
Satu hal lagi insight yg gue dpt dr buku ini, bahwa baik ataupun buruknya prilaku seseorang dimasa lalu tdk selalu selamanya berhub dg masa kini. Bisa saja seseorang memiliki hidup kelam dimasa lalu, namun sekarang ia meninggalkannya dan menjalani hidup yg berbeda. Semua itu kan proses dlm mencari identitas diri utk tetap eksis di dunia ini. Asal dirinya sadar dan komitmen utk merubah diri menuju yg lbh baik, kenapa ragu utk melakukannya? Bukankah kebaikannya nanti yg rasakan diri sendiri? Dan tiada pernah ada kata terlambat dalam merubah diri menuju kebaikan pribadi, bukan...
Ivan (alm) memang seorang “scumbag”! Dg segala kehidupannya yg dekat dan berkawan dg drugs serta kehidupan mlm pekat, tapi bukan berarti ia seorang kriminal! Bahkan ternyata ia adalah seorang yg sangat peduli dg teman-temannya, sensitif serta sayang kepada adik-adiknya. Memang sangat jauh sekali apabila dilihat scr kasat mata dr penampilannya. Tapi itulah “scumbag”, seorang berpenampilan rambo namun berhati rinto! Dibalik segala kebegundalan dan jiwa pemberontaknya, tersimpan nila-nilai kebajikan yg luar biasa. So people, don’t judge a book by its cover!!!
Buku ini menjadi enak utk dibaca dikarenakan sang penulis memiliki peran dlm setiap kejadian yg dirangkainya ke dlm buku ini. Bukan cuma sekedar observer yg menulis kejadian orang lain. Sehingga seperti menyaksikan scr langsung tiap kejadian demi kejadian dlm buku ini. Ah, jadi teringat dg gaya penuturan George Marshall dlm buku Kaum Skinhead (terjemahan buku Skinhead Nation). Takkan puas-puasnya membaca buku ini hanya sekali saja!

Wednesday, January 23, 2008

loVe hUrts...

cinta,
sesuatu yang takkan pernah kupahami
kadang bagai menenggak sebotol cointreau,
terasa memabukkan hingga tetes terakhir
atau bagai segenggam cannabis yg dilinting dengan kertas papir,
membawa ke batas nirwana hingga hisapan terakhir
berselimut dalam kabut keabadian

jejakku takkan pernah terhapus
biarlah jadi sejarah hidup,
yang kuukir di dunia
menyatu dengan senyum getir,
tangisan,
amarah,
kecewa...

angin malam ini menjadi terasa sangat menusuk relung kalbu
membungkus sepotong cinta yg tercecer
meninggalkan serpihan-serpihan kenangan masa lalu

Wednesday, December 19, 2007

$u^^P@h $eR@p@|~|

kuumbar benci diri sendiri
mencaci,
memaki bagai tradisi
menyesakkan ruang-ruang nurani

batin jiwa tak kuasa berontak
kuhirup dalam-dalam dendam ini
biar kusimpan dihati luka yg membayangi

jerat asa semakin membelenggu
menghantarkanku ke tepian ragu
membeku,
terpaku

hidup tanpa jiwa,
matipun tanpa raga

menjerit tiada arti, hanya sesal yg tiba diakhir

Tuesday, December 18, 2007

Lembur nih???

Mlm semakin pekat. Disini, disudut ruangan gue msh berkecimpung didepan komputer kantor. Wkt sdh menunjukkan jam 22:16. Kerjaan msh menumpuk bagai tiada habisnya. Ditemani alunan musik cadas, mulai dr Children Of Bodom, Lamb Of God, A7X, & skrg From Autumn To Ashes. Tubuh sdh lelah menuntut utk istirahat. Apa daya, hrs dipaksa utk tetap fokus.
Yah, nasib....krj ma org laen! Cuma jd buruh gajian, demi sesuap nasi...
Tapi tetep hrs bersyukur. Seenggaknya gue bisa krj & dpt upah utk hidup sehari-hari. Drpd nganggur ga karuan, menengadahkan tangan pd ortu or org laen. Klo dipikir, kan msh banyak org yg tdk seberuntung gue. Yg msh bs ngisi weekend dg nongkrong di mall, belanja-belanji beli gim PS2 or PC. Sesekali berlibur ke kota lain & menghbskan wkt disana. Yah, semua ini kan hrs disyukuri.
Emang dah, rejeki itu kan sdh ada yg ngatur. Yg penting sabar aja & usaha, kali aja bsk lbh baik dr hr ini.
Tick...Tick....Tick....
Skrg wkt menunjukkan jam 22:40. It's time to go home!!!

Thursday, December 6, 2007

oN Mourn

Tepatnya kemaren pas seminggu Bi Iis, adik bungsu dari bokap, telah kembali ke Rahmatullah. Wuih....rasanya msh blm bisa percaya sepenuhnya klo bibi gue ini sdh pergi. Kayaknya kota Bandung bakal sedikit berbeda pabila gue berkunjung, karna biasanya gue hampir selalu mampir ke rumahnya.
Bagi gue dia lebih dari sekedar bibi yg gue miliki. Dulu jamannya gue msh anak kosan dan ngejomblo (hehehe, maksudnya apa nih???), rumahnya bagai surga dikala uang kiriman gue blm dtg padahal tanggalan msh belasan. Gue bisa makan, bikin sirop, maen gim pc ampe begadang, dll, sepuasnya. Selain bibi gue yg ini, ada lg bibi gue yg laen, yg dlm hal ngerepotin, 50-50 deh persentasenya. Hebatnya lagi....bukan cuma gue yg biasa makan rumah mereka, tapi kadang temen gue jg disuruh makan...malahan dibekelin segala!!!
Makanya saat gue tau kbr klo penyakitnya dah ga bisa diobatin, rasanya bagai seribu tombak menghujam dada! Gimana enggak...denger penyakit yg divonis dokter aja dah cukup bikin hati bergidik, LEUKEMIA. Nah, ini definisi yg gue kopi dr Wikipedia Indonesia:

Leukemia atau kanker darah adalah sekelompok penyakit neoplastik yang beragam, ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pemebntuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid. Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia mempengaruhi hematopoiesis atau proses pemebentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.
Kata leukemia berarti "darah putih", karena pada penerita ditemukan banyak sel darah putih sebelum diberi terapi. Sel darah putih yang tampak banyak merupakan sel yang muda, misalnya promielosit. Jumlah yang semakin meninggi ini dapat mengganggu fungsi normal dari sel lainnya.


Cukup lama juga bibi gue bertahan, kurang lebih setahun ia berjuang dg penyakitnya. Udah tiap berapa bulan transfusi darah supaya sel darah merahnya menjadi lbh banyak lagi. Tapi itu semua tdk memberi sesuatu yg signifikan! Trus diterusin ma pengobatan alternatif, hasilnya sama aja. Dan.......setelah sekian lama mencari penawarnya......akhirnya, tgl 28 Nov 07 jam 20:25 di RS Borromeus, bibi gue menghembuskan napas terakhirnya....

There're so much support she gave me, but there's nothing i could give for a return...